SIMALUNGUN(GASSTAMNEWS .COM)-Warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Nagori Bah Birong Ulu Manriah, Kecamatan Sidamanik, mengeluhkan pembagian BLT yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan. Pasalnya, Dana yang diterima warga disebut kurang selama empat bulan atau senilai Rp1.200.000 per KK.
Keluhan tersebut disampaikan oleh sejumlah warga penerima manfaat yang merasa hak mereka tidak terpenuhi sepenuhnya. Berdasarkan ketentuan, BLT seharusnya diterima secara utuh sesuai jumlah bulan yang telah ditetapkan dalam program bantuan pemerintah desa sebesar Rp 3.600.000 pertahun.
Menurut pengakuan warga, Pembagian BLT yang tidak lengkap ini telah menimbulkan kekecewaan dan keresahan di tengah masyarakat. Warga berharap adanya kejelasan serta transparansi dari pemerintah nagori terkait pengelolaan dan penyaluran dana BLT tersebut.
Menanggapi keluhan warga, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumatera Utara LSM GERAM Banten Indonesia melalui perwakilannya, Ilham Syaputra angkat bicara. Ia menilai persoalan ini tidak bisa dibiarkan dan harus ditindaklanjuti secara serius.
Ilham Syaputra menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan membuat laporan resmi kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Laporan tersebut akan didasarkan pada pengaduan masyarakat terkait dugaan kekurangan penyaluran BLT yang mencapai Rp1.200.000 per orang.
“Kami menerima laporan langsung dari warga penerima BLT. Jika benar terjadi kekurangan selama empat bulan, Maka ini harus diusut tuntas demi kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat,”.Ujar Ilham Syaputra, Jumat (2/01/2026).
Sementara itu, Pangulu Nagori Bah Birong Ulu Manriah Kecamatan Sidamanik hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan terkait laporan warga yang mengeluhkan pembagian BLT tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapatkan respons dari pihak pemerintah nagori.
Warga berharap agar persoalan ini segera mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang. Mereka meminta agar hak BLT yang belum diterima dapat segera disalurkan serta adanya transparansi dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan dana desa ke depan.
(Team)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar